Kalau kamu mau meningkat rumah, maka dak beton inilah yang kamu butuhkan. Dak beton ini sendiri merupakan sebuah konstruksi lantai, yang terbuat dari beton bertulang. Nah, dak beton ini pula bisa berfungsi sebagai atap datar (untuk bangunan satu lantai saja). Akan tetapi, dalam membuat dak beton ini ada banyak sekali PR yang harus kamu perhatikan, mulai dari waterproofing dak beton hingga melakukan perawatan agar dak yang dihasilkan bagus dan tidak mudah rapuh. Selanjutnya, mengapa perawatan ini perlu? Jelas agar menghasilkan beton yang berkualitas. Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasan berikut ini!

Dak Beton dan Cara Pembuatannya

Apa itu dak beton? Sebelumnya sudah kita bahas sedikit kalau dak ini merupakan konstruksi yang berada di paling atas. Nah, bahan dak ini sebenarnya ada banyak, ada beton, kayu, dan juga tanah liat. Yang akan kita bahas di sini adalah dak beton –karena ia merupakan bahan paling tahan dan awet. Bagaimana cara membuat dak beton? Pembuatan dak beton ini jelas dengan cara cor beton atau sering disebut sistem pabrikasi. Nah, dalam membuat dak ini juga harus sangat teliti, pastikan kalau pengerjaannya sudah solid dan rata, lakukan juga waterproofing dak beton sebelum ia siap untuk dibangunkan konstruksi bangunan di atasnya lagi.

Mengapa Perawatan Dak Beton Penting?

Perawatan Dak Beton

Setelah selesai proses cor, selanjutnya adalah melakukan perawatan pada dak beton. Tak cukup hanya waterproofing dak beton saja, ada banyak cara yang bisa kamu tempuh agar konstruksi yang sudah jadi itu menghasilkan beton dengan mutu dan kualitas tinggi. Semakin lama proses perawatannya, maka akan semakin keras beton tersebut. Kalau dalam proses prakteknya, dak beton harus berada dalam kondisi yang lembab selama kurang lebih 7-28 hari.

Cara Perawatan Dak Beton yang Baik dan Benar

Cara Perawatan Dak Beton

Nah, kita tak hanya menyajikan soal mengapa perawatan dak beton itu sangat penting saja, tetapi juga akan membagikan tips merawat dak beton. Cara perawatan dak beton yang benar adalah, membiarkan ia dalam keadaan lembab terus menerus selama beberapa hari (bahkan ada yang sengaja memberikan air di atas coran beton yang sudah beku). Lalu, suhu pendukungnya setidaknya harus 23 hingga 28 derajat celcius. Perawatan beton ini memang butuh sedikit kesabaran dan ketelatenan, agar hasilnya juga tak membuat kecewa. Sebagai catatan, untuk beton yang integral dalam perawatannya tak perlu lagi diberikan coating karena kamu bisa mengupayakan waterproofing integral. Jadi, proses waterproofing satu ini adalah dengan menambah zat bubuk dan cairan yang disebut concrete admixture sehingga beton menjadi lebih kedap.

Baca juga: Tempat yang Perlu Diberi Waterproofing Sika

Nah, sebagai proses finishing, perawatan dak beton dengan waterproofing integral ini juga membutuhkan curing atau membran. Membran ini berupa lapisan serupa cat yang difungsikan sebagai pelapis di permukaan beton. sifatnya juga waterproof alias kedap air. Terakhir, sediakan penutup yang terbuat dari kertas atau boleh juga plastik. Penggunaan tutup ini sendiri menjadi beton yang sukses dibuat nantinya tidak berwarna.

Dalam membuat bangunan rumah memang banyak sekali yang harus diperhatikan. Pengerjaan dak beton ini hanyalah salah satunya. Intinya, dalam mengerjakan dak, dibutuhkan tenaga professional yang memang harus paham seluk beluk dunia pengecoran. Selain itu, perawatan dak beton menjadi hal yang sangat penting dan membutuhkan proses yang cukup lama. Sehingga nantinya hasil beton yang didapat juga tidak mengecewakan. Semoga tulisan ini bermanfaat ya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *